Senin, 17 Januari 2022
Selasa, 11 Januari 2022
Strategi Pengembangan Software Sistem Informasi untuk Perusahaan dalam Meningkatkan Kualitas Produk
Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem merupakan penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan system yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem informasi secara teknis dapat diartikan sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan,mengumpulkan atau mendapatkan,memproses,menyimpan dan mendistribusikaninformasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. Selain menunjang proses pengambilan keputusan,koordinasi dan pengawasan,sistem informasi juga membantu manager dan karyawan menganalisis permasalahan,menggambarkan hal-hal yang rumit dan menciptakan produk baru. Pengembangan sistem informasi yang dikenal sebagai SLC (System Life Cycle) atau SLDC (Software Development Life Cycle) adalah sebuah proses pembuatan dan pengubahan system model dan metodologi yang digunakan. Dalam kata lain sebuah SDLC adalah penyusunan sebuah sistem baru untuk menggantikan sistem lama,baik secara keseluruhan maupun hanya parsial.
Tujuan Pengembangan Sistem Informasi
a. Perlunya Pengembangan Sistem
Sistem lama yang perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal :
- Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul di sistem yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :
- Ketidakberesan sistem yang lama : Ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.
- Pertumbuhan organisasi : Kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data semakin meningkat, perubahan prinsip akuntansi yang baru menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru, karena sistem yang lama tidak efektif lagi dan tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan manajemen.
- Untuk meraih kesempatan-kesempatan
Dalam keadaan persaingan pasar yang ketat, kecepatan informasi atau efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan dan peluang-peluang pasar, sehingga teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.
- Adanya instruksi
Penyusunan sistem baru karena adanya instrusi-instruksi dari atasan atau luar organisasi misalnya aturan pemerintah. Dengan adanya pengembangan sistem dari yang lama ke baru diharapkan terjadi peningkatan-peningkatan sistem yang baru antara lain :
- Performance (kinerja)
Kinerja sistem harus lebih efektif. Kinerja dapat diukur dari jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu. Respond time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan waktu response untuk menanggapi pekerjaan tersebut.
- Information (informasi), peningkatan kualitas informasi yang disajikan.
- Economy (ekonomi), peningkatan terhadap manfaat-manfaat atau keuntungan-keuntungan atau penurunan biaya yang terjadi.
- Control (pengendalian), peningkatan terhadap pengendalian untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan serta kecurangan yang akan terjadi.
- Efficiency, peningkatan terhadap efisiensi operasi. Efisiensi berbeda dengan ekonomis, ekonomis berhubungan dengan jumlah sumber daya yang digunakan, efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumberdaya tersebut digunakan dengan pemborosan yang minimum.
- Service (pelayanan), peningkatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh sistem.
Alasan diperlukan Pengembangan Sistem Informasi
- Adanya masalah yang timbul dari sistem yang lama
- Untuk meraih kesempatan – kesempatan dalam berbagai hal
- Adanya instuksi dari pimpinan atau adanya peraturan dari pemerintah
Refrensi
Minggu, 03 Oktober 2021
Inovasi Sistem Informasi
Pengenalan Sistem Informasi
Pendahuluan
Sistem secara umum adalah
suatu paduan yang terdiri dari beberapa unsur yang tergabung satu sama lain
agar mempermudah laju aliran informasi, energi ataupun materi hingga dapat mencapai
tujuan tertentu.Dalam pengertian lain, sistem adalah kumpulan orang yang saling
bekerja sama dengan ketentuan-ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur
untuk membentuk satu kesatuan melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan, Sedangkan informasi adalah data
yang diolah menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimanya dan untuk
mengurangi kertidakpastian
dalam proses pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan.
Pengertian Sistem
Informasi
Sistem
Informasi Menurut para ahli :
1. Erwan Arbie
Sistem informasi adalah
suatu sistem dalam suatu organisasi yang menyatukan berbagai kebutuhan
pemrosesan transaksi harian, membantu & mendukung semua kegiatan
operasional, bersifat manajerial suatu organisasi & membantu memfasilitasi
penyediaan laporan-laporan yang diperlukan.
2. Tafri D. Muhyuzir
Sistem informasi adalah
kumpulan data yang dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi
satu kesatuan informasi yang saling terkait dan mendukung satu sama lain
sehingga menjadi informasi yang berharga bagi yang menerimanya.
3. O’Brien
Sistem informasi
merupakan kombinasi teratur dari orang (people), perangkat keras (hardware).
perangkat lunak, jaringan komputer dan komunikasi serta basis data (database)
yang mengumpulkan, mengubah & menyebarkan informasi dalam bentuk organisasi.
4. Mc leod
Sistem informasi adalah
suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan mengklasifikasikan
berbagai informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk
menampilkan informasi.
5. Tata
Sutabri, S.Kom. MM.
Sistem informasi adalah suatu
sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan berbagai kebutuhan pemrosesan
transaksi sehari-hari yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam
kegiatan strategis suatu organisasi dalam rangka menyediakan pihak luar
tertentu dengan berbagai laporan yang dibutuhkan.
Jenis Sistem Informasi
1. Sistem
Informasi Manajemen
Jenis
sistem informasi yang pertama adalah SIM (Sistem Informasi Manajemen). Sesuai
dengan namanya sistem ini menyasar untuk kegiatan manajerial.
Fungsi
sistem informasi manajemen ini seperti :
· Monitoring kinerja karyawan
· Memberikan penilaian karyawan
· Menerima laporan dari karyawan
· Melaksanakan fungsi pengawasan
terhadap karyawan
2. Sistem Informasi
Akuntansi
Jenis yang
kedua adalah sistem informasi akuntansi atau disebut SIA. SIA merupakan
implementasi sistem informasi yang berhubungan dengan sistem akuntansi dari
suatu organisasi atau perusahaan. Lebih Singkatnya SIA
berfungsi untuk
melihat kondisi keuangan suatu organisasi,
seperti menampilkan
data-data pemasukan dan pengeluaran, melihat keuntungan dan kerugian bisnis,
merapikan pencatatan pelaporan keuangan.
3. Sistem Informasi Keuangan
Sistem informasi
keuangan merupakan sistem informasi yang berada dibawah manajemen dengan fungsi
untuk mengatur keuangan perusahaan. Sistem informasi keuangan ini nantinya akan
terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi untuk masalah pencocokan datanya.
Fungsi
sistem Informasi Keuangan ini seperti :
· Untuk mencatat semua transaksi
keuangan dalam waktu tertentu
· Dapat diintegrasikan dengan sistem
informasi akuntansi
· Sebagai audit dan kroscek terhadap
pemasukan dan pengeluaran bisnis
· Membantu dalam perhitungan pajak
· Mempercepat auditor dalam melakukan
audit keuangan perusahaan.
4. Sistem Informasi Manufaktur
Sistem Informasi Manufakur atau
produksi bagi para pebisnis ini adalah hal yang wajib karena ini sangat bisa
menjadi sistem penunjang keputusan bagi para pebisnis untuk mengevaluasi
bisinisnya, Fungsinya seperti :
· Untuk pencatatan produksi dalam
bisnis
· Untuk mencatat hasil produksi yang
tidak lulus quality check
· Mencatat pemesanan barang
· Mencatat biaya produksi
· Analisa kebutuhan produksi
· Memberikan data realtime kegiatan
produksi yang berlangsung
5. Sistem
Informasi Pemasaran
Sistem
informasi pemasaran sangat penting bagi divisi pemasaran dalam perusahaan.
Dengan sistem pemasaran ini akan membantu dalam proses pencatatan dan
memberikan segala informasi mengenai penjualan yang telah dilakukan dari
perusahaan. Fungsinya seperti :
· Mengetahui jumlah produk yang
terjual
· Mengetahui produk yang paling
laku
· Mengetahui produk yang jarang
peminat
· Mengetahui metode pemasaran
yang tepat
· Mengetahui respon pasar terhadap
produk
Penerapan
Sistem Informasi di masa sekarang :
Di masa Pandemi semua kegiatan sangat terbatas seperti kita ingin belanja
di pusat belanja, mengurus sekolah, membayar tagihan Sekolah, dan bertemu Keluarga
atau teman. Sistem Informasi di masa pandemi berperan sangat penting karena
dengan terbatasnya kegiatan kita yang hanya dirumah kita hanya bisa
mengandalkan Sistem Online, dengan meningkatnya Sistem Online Sistem Informasi
untuk mengolah data juga harus berkembang, Contoh Sistem Informasi yang
digunakan dalam masa pandemi :
1. E-Learning
dalam bidang pendidikan. E-learning atau electronic learning merupakan sistem informasi yang
diterapkan dalam sekolahan. Penerapan sebuah data yang diproses dan disebarkan
melalui teknologi. Manfaatnya menjadi segala tugas, quiz
maupun ujian bisa dilakukan secara online dan memudahkann siswa untuk masih
bisa mengikuti persekolahan walaupun dirumah.
2. E-Banking
Sistem informasi ini digunakan di bank. Pihak yang mengelola sistem
informasi ini biasanya adalah pihak pekerja bank yang terkait. Orang-orang
tersebut adalah orang yang memang mengerti penggunaan sistem informasi ini. Contohnya seperti kita ingin mengcek saldo ataupun informasi di bank
kita melihat data melalui handphone kita tanpa datang ke bank.
3. E-Commerce
e-commerce atau perdagangan online. Ini mungkin salah satu contoh yang paling
banyak diterapkan dan dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak sekali layanan e commerce yang tersebar di masyarakat Indonesia pada
masa sekarang. Perdagangan online ini cara kerjanya juga mempermudah proses perdagangan
yang ada. Metode kerjanya pun mudah dimana seseorang hanya perlu memasukkan
pencarian barang yang diinginkan lalu pilih beli. Nanti komponen sistem
informasi berupa output akan muncul yakni barang yang dibeli tadi.
4. Sistem Layanan Mahasiswa
sistem informasi yang penerapannya ada di dalam kampus. Sistem layanan
mahasiswa ini diciptakan bertujuan untuk memudahkan kegiatan mahasiswa dalam
kegiatan kampusnya. Salah satu kegiatannya adalah memperoleh hasil dari kegiatan akademis
berupa test atau kegiatan lainnya. Selain itu sistem ini juga dapat memudahkan pendaftaran mata kuliah yang
diinginkan di setiap semesternya. Para mahasiswa tidak perlu untuk datang
langsung ke kampus untuk melakukan kegiatan tersebut. Mahasiswa-mahasiswa ini
hanya cukup untuk membuka aplikasi yang tersedia.
5. Video Call
sistem informasi yang tempat penerapannya ada di handphone maupun Laptop. suatu teknologi yang
mampu melewatkan trafik suara, video dan data secara real time,
dengan mengubahnya kedalam bentuk digital, dan dikelompokkan menjadi
paket–paket data yang dikirim dengan menggunakan platform IP Internet Protokol. Pada zaman sekarang banyak sekali
aplikasi yang menyediakan fasilitas video call bahkan fasilitas tersebut sudah
merupakan bawaan dari handphone dan laptop. Biasanya fasilitas video call ini menjadi satu dengan aplikasi chatting
yang menggunakan kuota internet sebagai sarananya. Sehingga untuk melakukan
video call ini pastikan kamu memiliki koneksi internet.
REFERENSI
-
Perkembangan Sistem Informasi Manajemen - Nur Augus Fahmi
-
https://www.seputarpengetahuan.co.id/2021/09/9-pengertian-sistem-informasi-menurut-para-ahli.html
-
https://qwords.com/blog/pengertian-sistem-informasi-dan-jenisnya/
-
https://badoystudio.com/contoh-sistem-informasi/
Sistem Multimedia
TUGAS APLIKASI MULTIMEDIA 1. Jelaskan apa manfaat multimedia dalam kehidupan sehari-hari! Secara umum, aplikasi multimedia...
-
Kasih Sayang yang Diperoleh Di Lingkungan Keluarga Kasih sayang yang saya peroleh dalam lingkungan keluarga adalah perhatian yan...
-
Pengenalan Sistem Informasi Pendahuluan Sistem secara umum adalah suatu paduan yang terdiri dari beberapa unsur yang tergabung satu ...
-
Framework pada ITSM ( INFORMATION TECHNOLOGY SERVICE MANAGEMENT) Pengertian ITSM Merupakan sebuah aktivitas yang berada di perusah...