Kamis, 21 April 2022

Manajemen Layanan Sistem Informasi

 

IT ASSET MANAGEMENT (ITAM)

 


Pengertian IT asset management (ITAM)

Manajemen aset TI (ITAM) adalah seperangkat praktik bisnis yang menggabungkan fungsi keuangan, inventaris, dan perjanjian kerja untuk mengoptimalkan pengeluaran dan mendukung manajemen siklus hidup dan pengambilan keputusan strategis dalam lingkungan TI. ITAM sering merupakan bagian dari proses manajemen layanan TI (ITSM).

Aset yang dimiliki dalam ITAM merupakan informasi, sistem, atau perangkat keras milik perusahaan yang digunakan dalam aktivitas bisnis. Proses manajemen aset TI biasanya melibatkan pengumpulan pentimpanan yang terperinci dari perangkat keras, perangkat lunak, dan aset jaringan organisasi dan kemudian membuat keputusan bisnis yang terinformasi tentang pembelian dan redistribusi terkait TI.

Aplikasi ITAM tersedia bagi organisasi untuk membantu proses ITAM. Aplikasi ini dapat mendeteksi perangkat keras, perangkat lunak, dan aset jaringan di seluruh organisasi dan kemudian menangkap, merekam, dan menyediakan data. Beberapa dari aplikasi ini mengintegrasikan ITAM dengan meja layanan, menjaga pengguna dan mengakses informasi bersama dengan insiden dan permintaan.

 

Peran IT asset management (ITAM) dalam perusahaan.

            ITAM tidak hanya menawarkan membuat inventaris aset. Ini tentang terus menggunakan data aset yang diambil untuk memaksimalkan pengembalian, meminimalkan risiko, dan mendorong peningkatan nilai bisnis. Dengan menghindari pembelian aset yang tidak perlu dan memanfaatkan sumber daya saat ini dengan sebaik-baiknya, manajer aset TI dapat memangkas biaya lisensi dan dukungan perangkat lunak, menghilangkan pemborosan, dan meningkatkan efisiensi.

            Selain itu manfaat yang ada didalam strruktur perusahaan tersebut ialah meningkatkan komunikasi dan pemahaman antara TI dan departemen lain, menegakkan kepatuhan terhadap kebijakan keamanan siber dan persyaratan peraturan, meningkatkan produktivitas melalui dukungan teknis, dan membatasi biaya overhead untuk mengelola lingkungan TI.

 

Jenis IT asset management

 

Manajemen aset perangkat keras dan perangkat lunak

Dalam jenis strategi ini, TI memiliki platform yang hanya berfokus pada penyampaian pengelolaan perangkat keras TI / Perangkat lunak seperti server, perangkat lunak apa pun yang digunakan dalam TI.

Manajemen aset cloud

Alat manajemen aset cloud berfokus untuk mendukung pengelolaan layanan aset cloud dari Amazon, Microsoft, Google, atau penyedia layanan cloud lainnya.

 

Manajemen aset digital

Alat manajemen asset yang menyediakan ditur dan fungsionalitas yang tidak ditemukan produk lain terutama digunakan oleh organisasi yang mengelola konten digital untuk melacak lisensi, format, metadata, dan atribut lainnya.

 

Manajemen aset tetap

Alat ini melacak aset termasuk meja, printer, lemari jaringan, unit AC ruang server, dan aset TI tetap lainnya di lingkungan.

 

Softeware dalam IT asset management

            Tujuan ITAM adalah untuk mengawasi seluruh inventaris aset TI organisasi, tugas sulit yang tidak sepenuhnya dapat dilakukan oleh sebagian besar perusahaan mengingat cakupan dan ukuran sebagian besar inventaris TI organisasi. Namun, layanan pihak ketiga dapat membantu organisasi Anda sedekat mungkin mewujudkan kontrol aset TI terpusat.

 

Perangkat lunak ITAM yang populer meliputi:

  • AssetCloud
  • Asset Panda
  • BMC Track-It
  • Cherwell
  • Device42
  • GoCodes Asset Management

 

Refrensi :

https://www.techtarget.com/searchcio/definition/IT-asset-management-information-technology-asset-management

https://www.cio.com/article/217546/it-asset-management-itam.html

Sabtu, 16 April 2022

Manajemen Layanan Sistem Informasi

Information Technology Infrastructure Library



APA ITU ITIL

ITIL adalah perpustakaan volume yang menggambarkan kerangka kerja praktik terbaik untuk memberikan layanan TI. ITIL telah melalui beberapa revisi dalam sejarahnya dan saat ini terdiri dari lima buku, masing-masing mencakup berbagai proses dan tahapan siklus hidup layanan TI. Pendekatan sistematis ITIL terhadap manajemen layanan TI dapat membantu bisnis mengelola risiko, memperkuat hubungan pelanggan, menetapkan praktik hemat biaya, dan membangun lingkungan TI yang stabil yang memungkinkan pertumbuhan, skala, dan perubahan.

 

Sejarah ITIL

                Awal mula Dikembangkan oleh Central Computer and Telecommunications Agency (CCTA) pemerintah Inggris selama tahun 1980-an, Badan Komputer dan Telekomunikasi Pusat (CCTA) Inggris mengakui pentingnya memahami TI sebagai layanan dan menerapkan praktik yang konsisten di seluruh siklus hidup layanan TI, sehingga mengembangkan metodologi Manajemen Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah. CCTA merilis ITIL v1 pada tahun 1989.

 

Versi-versi pada ITIL

 

ITIL v1

Pada tahun 1989, tujuan ITIL adalah untuk menstandarisasi manajemen layanan TI (ITSM). Tahap pertama ini memberikan gambaran umum tentang cara menyederhanakan layanan dan membantu admin mulai memikirkan praktik terbaik.

ITIL v2

ITIL v2 menawarkan kepada admin sebuah struktur yang lebih dapat diterapkan dan seragam untuk dukungan dan pengiriman layanan, dan itu organisasi.mencakup proses aktual untuk diikuti oleh organisasi.

ITIL v3


Pedoman Layanan Strategy

 


ITIL v3 memberikan pandangan yang lebih luas pada layanan TI dan menambahkan pedoman tentang service strategy, desain layanan, transisi layanan, dan operasi layanan.

Operasi Layanan, yang menjelaskan tujuan bisnis dan kebutuhan pelanggan, serta bagaimana menyelaraskan tujuan kedua entitas.

Desain Layanan, yang menguraikan praktik untuk produksi , arsitektur, dan dokumentasi TI.

Transisi Layanan, yang memberikan saran tentang manajemen yang akan memandu admin melalui gangguan dan perubahaan linkungan.

Operasi Layanan yang menawarkan bantuan operasi pada TI.

 

ITIL v4

ITIL v4 dirancang untuk membantu admin TI menganalisis  Revolusi Industri Keempat dan memberikan panduan untuk peran manajemen TI dalam ekonomi layanan. ITIL v4 mengakomodasi pendekatan yang lebih baru, seperti DevOps, otomatisasi, container, layanan mikro, dan cloud. Ini juga menekankan integrasi ITSM dengan area bisnis lainnya.

 

ITIL bagi perusahaan

Nilai ITIL bisa sulit untuk diukur. Tujuan ITIL atau Framework ITSM apa pun  tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan TI, tetapi juga untuk menemukan cara menciptakan nilai bisnis dan memecahkan masalah bisnis dengan TI. ITIL menawarkan kerangka kerja komprehensif yang dirancang untuk membantu bisnis mengatur sumber daya dan proses mereka untuk menciptakan kemampuan baru yang memberikan nilai bisnis. Tetapi ITIL tidak menentukan sebuah opsi karena yang akan menjalankannya adalah perusahaannya.

Karena, ITIL memberikan layanan yang jauh lebih luas daripada itu dengan menawarkan perangkat untuk pedoman umum yang sangat mudah untuk diadaptasi dan mengikuti perkembangan yang ada. Jika itu dapat dikembangkan baik oleh perusahaan maka dapat membawa manfaat bisnis yang penting

 

Refrensi :

https://www.techtarget.com/searchdatacenter/definition/ITIL

https://www.cio.com/article/272361/infrastructure-it-infrastructure-library-itil-definition-and-solutions.html

 


Jumat, 08 April 2022

Manajemen Layanan Sistem Informasi

Framework pada ITSM ( INFORMATION TECHNOLOGY SERVICE MANAGEMENT)

 

Pengertian ITSM  

Merupakan sebuah aktivitas yang berada di perusahaan  dengan mengacu dan terlibat pada proses membuat, merancang, mendukung, menyampaikan, dan mengelola siklus hidup layanan teknologi informasi itu sendiri, dengan fokus utama pada pelayanan terbaik kepada konsumen ITSM mengukur efisiensi operasional dalam memberikan solusi dan bagaimana mengelola sistem ini agar memenuhi harapan yang diinginkan.

Manfaat pada ITSM :

            1. Meningkatkan Kualitas dan Efesiensi.

            2. Memberikan Pelayanan yang maksimal bagi konsumen.

            3. Efisien dalam pengambilan waktu dan penghematan dalam biaya.

            4.Dapat membangun kerjasama dalam antar bagian bisinis.

 



Fungsi Framework

Kerangka kerja digunakan untuk membantu programmer untuk membangun sebuah aplikasi dalam desktop maupun website yang tersusun rapi. Ini adalah bagian ITSM karena dapat memberi kualitas yang terbaik dengan kecepatan yang lebih efisien  dalam membangun sebuah pelayanan yang terbaik bagi konsumen.




Framework pada ITSM

ITSM menekankan pada pendekatan yang dipimpin oleh proses. Proses ini terdiri dari kumpulan praktik terbaik dan disebut Framework. Framework ITSM berfokus pada layanan daripada sistem – tidak seperti disiplin TI lainnya seperti manajemen jaringan, yang lebih fokus pada teknologi.

 

Framework ITSM mengacu pada proses dan Teknik kolektif yang diperlukan untuk mengelola dan mendukung layanan Teknologi Informasi. Framework ITSM mendukung spektrum penuh layanan TI - langsung dari jaringan, aplikasi, dan layanan bisnis lengkap, dengan cara yang independen dari vendor. Beberapa kerangka kerja dan standar ITSM seperti ITIL, IT4IT, eTOM atau COBIT berkontribusi untuk menentukan teknik operasi standar dan layanan pendukung di dalam perusahaan sambil memberikan nilai dan keuntungan efisiensi bagi tim operasi TI.

 



Framework yang digunakan pada ITSM

Perusahaan di seluruh dunia sering kali memanfaatkan ITIL dan kerangka kerja lainnya untuk mempertahankan kebutuhan keseluruhan mereka. Framework ITSM yang paling populer dan banyak digunakan disebut ITIL (Information Technology Infrastructure Library). ITIL bertujuan untuk meningkatkan pengiriman TI untuk mendukung berbagai tujuan bisnis, selain itu Berikut adalah beberapa kerangka kerja populer yang diterapkan bersama ITIL :

 

ISO 20000

adalah sertifikasi manajemen teknologi informasi (TI) Meskipun tidak dinyatakan secara jelas dalam standar ISO2000, mempersiapkan perusahaan TI untuk sertifikasi ISO 20000 biasanya melibatkan penyebaran prinsip-prinsip ITIL.

 

COBIT

Framework tata kelola TI COBIT pengembang COBIT ISACA memandang ITIL sebagai kerangka kerja yang menandingi COBIT. Sementara COBIT menawarkan tata kelola dan jaminan sedangkan ITIL memberikan pengawasan untuk manajemen layanan.

 

The Business Process Framework (eTOM)

Sebagai upaya kolektif, TeleManagment Forum dan itSMF membangun Catatan Aplikasi untuk eTOM (GB921) yang menunjukkan bagaimana kedua framework dapat dipetakan satu sama lain. Ini menjelaskan bagaimana elemen dan aliran proses eTom dapat mendukung proses yang diidentifikasi dalam ITIL.

 

FitSM

FitSM adalah standar untuk manajemen layanan ringan. Framework ITIL ini relatif mirip dengan ISO 20000 dari ITIL Versi 2 tetapi mencakup Manajemen Portofolio Layanan dari versi ITIL yang lebih baru.

 

 

REFRENSI

-          https://www.vads.co.id/berita/apa-itu-it-service-management/#:~:text=Pengertian%20IT%20Service%20Management,layanan%20teknologi%20informasi%20itu%20sendiri

-          https://www.sekawanmedia.co.id/blog/pengertian-framework/

-          https://freshservice.com/itsm/itsm-framework#:~:text=An%20ITSM%20framework%20focuses%20on,and%20support%20Information%20Technology%20services

 

 

 


Selasa, 11 Januari 2022

Strategi Pengembangan Software Sistem Informasi untuk Perusahaan dalam Meningkatkan Kualitas Produk

 Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem merupakan penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan system yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem informasi secara teknis dapat diartikan sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan,mengumpulkan atau mendapatkan,memproses,menyimpan dan mendistribusikaninformasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. Selain menunjang proses pengambilan keputusan,koordinasi dan pengawasan,sistem informasi juga membantu manager dan karyawan menganalisis permasalahan,menggambarkan hal-hal yang rumit dan menciptakan produk baru. Pengembangan sistem informasi yang dikenal sebagai SLC (System Life Cycle) atau SLDC (Software Development Life Cycle) adalah sebuah proses pembuatan dan pengubahan system model dan metodologi yang digunakan. Dalam kata lain sebuah SDLC adalah penyusunan sebuah sistem baru untuk menggantikan sistem lama,baik secara keseluruhan maupun hanya parsial.


Tujuan Pengembangan Sistem Informasi

a. Perlunya Pengembangan Sistem 

Sistem lama yang perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal :

  1. Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul di sistem yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa : 
  •   Ketidakberesan sistem yang lama : Ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.
  •  Pertumbuhan organisasi : Kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data semakin meningkat, perubahan prinsip akuntansi yang baru menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru, karena sistem yang lama tidak efektif lagi dan tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan manajemen.
  1. Untuk meraih kesempatan-kesempatan

Dalam keadaan persaingan pasar yang ketat, kecepatan informasi atau efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan dan peluang-peluang pasar, sehingga teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.

  1. Adanya instruksi

Penyusunan sistem baru karena adanya instrusi-instruksi dari atasan atau luar organisasi misalnya aturan pemerintah. Dengan adanya pengembangan sistem dari yang lama ke baru diharapkan terjadi peningkatan-peningkatan sistem yang baru antara lain :

  •   Performance (kinerja)

Kinerja sistem harus lebih efektif. Kinerja dapat diukur dari jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan suatu saat tertentu. Respond time adalah rata-rata waktu yang tertunda diantara dua transaksi atau pekerjaan ditambah dengan waktu response untuk menanggapi pekerjaan tersebut.

  • Information (informasi), peningkatan kualitas informasi yang disajikan.
  •  Economy (ekonomi), peningkatan terhadap manfaat-manfaat atau keuntungan-keuntungan atau penurunan biaya yang terjadi.
  • Control (pengendalian), peningkatan terhadap pengendalian untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan serta kecurangan yang akan terjadi.
  • Efficiency, peningkatan terhadap efisiensi operasi. Efisiensi berbeda dengan ekonomis, ekonomis berhubungan dengan jumlah sumber daya yang digunakan, efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumberdaya tersebut digunakan dengan pemborosan yang minimum.
  • Service (pelayanan), peningkatan terhadap pelayanan yang diberikan oleh sistem.


Alasan diperlukan Pengembangan Sistem Informasi

  1. Adanya masalah yang timbul dari sistem yang lama
  2. Untuk meraih kesempatan – kesempatan dalam berbagai hal
  3. Adanya instuksi dari pimpinan atau adanya peraturan dari pemerintah

Refrensi

https://profio.co.id/6-cara-jitu-dalam-pengembangan-sistem-informasi
http://sweett-dispositionn.blogspot.com/2016/10/pengembangan-sistem.html

Minggu, 03 Oktober 2021

Inovasi Sistem Informasi

Pengenalan Sistem Informasi


Pendahuluan


Sistem secara umum adalah suatu paduan yang terdiri dari beberapa unsur yang tergabung satu sama lain agar mempermudah laju aliran informasi, energi ataupun materi hingga dapat mencapai tujuan tertentu.Dalam pengertian lain, sistem adalah kumpulan orang yang saling bekerja sama dengan ketentuan-ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur untuk membentuk satu kesatuan melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan, Sedangkan informasi adalah data yang diolah menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimanya dan untuk mengurangi kertidakpastian dalam proses pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan.

 


Pengertian Sistem Informasi

 Sebelum kita mengenal lebih dalam tentang Sistem Informasi, kita harus mengetahui apa itu sistem informasi secara keseluruhan. Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan / kebijakan dan menjalankan opersional dari kombinasi oerang-orang, atau diartikan sebagai kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Sedangkan dalam arti luas, sistem informasi diartikan sebagai sistem informasi yang sering digunakan menurut kepada interaksi antara orang, proses, algoritmik, data dan teknologi.


 Sistem Informasi Menurut para ahli :


1. Erwan Arbie

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang menyatukan berbagai kebutuhan pemrosesan transaksi harian, membantu & mendukung semua kegiatan operasional, bersifat manajerial suatu organisasi & membantu memfasilitasi penyediaan laporan-laporan yang diperlukan.

 

2. Tafri D. Muhyuzir

Sistem informasi adalah kumpulan data yang dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan informasi yang saling terkait dan mendukung satu sama lain sehingga menjadi informasi yang berharga bagi yang menerimanya.

 

3. O’Brien

Sistem informasi merupakan kombinasi teratur dari orang (people), perangkat keras (hardware). perangkat lunak, jaringan komputer dan komunikasi serta basis data (database) yang mengumpulkan, mengubah & menyebarkan informasi dalam bentuk organisasi.

 

4. Mc leod

Sistem informasi adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan mengklasifikasikan berbagai informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.

 

 

5. Tata Sutabri, S.Kom. MM.

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan berbagai kebutuhan pemrosesan transaksi sehari-hari yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam kegiatan strategis suatu organisasi dalam rangka menyediakan pihak luar tertentu dengan berbagai laporan yang dibutuhkan.

 

Jenis Sistem Informasi

1. Sistem Informasi Manajemen

Jenis sistem informasi yang pertama adalah SIM (Sistem Informasi Manajemen). Sesuai dengan namanya sistem ini menyasar untuk kegiatan manajerial.

Fungsi sistem informasi manajemen ini seperti :

·  Monitoring kinerja karyawan

·  Memberikan penilaian karyawan

·  Menerima laporan dari karyawan

·  Melaksanakan fungsi pengawasan terhadap karyawan

2. Sistem Informasi Akuntansi

Jenis yang kedua adalah sistem informasi akuntansi atau disebut SIA. SIA merupakan implementasi sistem informasi yang berhubungan dengan sistem akuntansi dari suatu organisasi atau perusahaan. Lebih Singkatnya SIA berfungsi untuk melihat kondisi keuangan suatu organisasi, seperti menampilkan data-data pemasukan dan pengeluaran, melihat keuntungan dan kerugian bisnis, merapikan pencatatan pelaporan keuangan.

3. Sistem Informasi Keuangan

Sistem informasi keuangan merupakan sistem informasi yang berada dibawah manajemen dengan fungsi untuk mengatur keuangan perusahaan. Sistem informasi keuangan ini nantinya akan terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi untuk masalah pencocokan datanya.

Fungsi sistem Informasi Keuangan  ini seperti :

·  Untuk mencatat semua transaksi keuangan dalam waktu tertentu

·  Dapat diintegrasikan dengan sistem informasi akuntansi

·  Sebagai audit dan kroscek terhadap pemasukan dan pengeluaran bisnis

·  Membantu dalam perhitungan pajak

·  Mempercepat auditor dalam melakukan audit keuangan perusahaan.

4. Sistem Informasi Manufaktur

Sistem Informasi Manufakur atau produksi bagi para pebisnis ini adalah hal yang wajib karena ini sangat bisa menjadi sistem penunjang keputusan bagi para pebisnis untuk mengevaluasi bisinisnya, Fungsinya seperti :

·  Untuk pencatatan produksi dalam bisnis

·  Untuk mencatat hasil produksi yang tidak lulus quality check

·  Mencatat pemesanan barang

·  Mencatat biaya produksi

·  Analisa kebutuhan produksi

·  Memberikan data realtime kegiatan produksi yang berlangsung

5. Sistem Informasi Pemasaran

Sistem informasi pemasaran sangat penting bagi divisi pemasaran dalam perusahaan. Dengan sistem pemasaran ini akan membantu dalam proses pencatatan dan memberikan segala informasi mengenai penjualan yang telah dilakukan dari perusahaan. Fungsinya seperti :

·  Mengetahui jumlah produk yang terjual

·  Mengetahui  produk yang paling laku

·  Mengetahui produk yang jarang peminat

·  Mengetahui  metode pemasaran yang tepat

·  Mengetahui respon pasar terhadap produk

Penerapan Sistem Informasi di masa sekarang :

Di masa Pandemi semua kegiatan sangat terbatas seperti kita ingin belanja di pusat belanja, mengurus sekolah, membayar tagihan Sekolah, dan bertemu Keluarga atau teman. Sistem Informasi di masa pandemi berperan sangat penting karena dengan terbatasnya kegiatan kita yang hanya dirumah kita hanya bisa mengandalkan Sistem Online, dengan meningkatnya Sistem Online Sistem Informasi untuk mengolah data juga harus berkembang, Contoh Sistem Informasi yang digunakan dalam masa pandemi :

1. E-Learning

dalam bidang pendidikan. E-learning atau electronic learning merupakan sistem informasi yang diterapkan dalam sekolahan. Penerapan sebuah data yang diproses dan disebarkan melalui teknologi. Manfaatnya menjadi segala tugas, quiz maupun ujian bisa dilakukan secara online dan memudahkann siswa untuk masih bisa mengikuti persekolahan walaupun dirumah.

2. E-Banking

Sistem informasi ini digunakan di bank. Pihak yang mengelola sistem informasi ini biasanya adalah pihak pekerja bank yang terkait. Orang-orang tersebut adalah orang yang memang mengerti penggunaan sistem informasi ini. Contohnya seperti kita ingin mengcek saldo ataupun informasi di bank kita melihat data melalui handphone kita tanpa datang ke bank.

 3. E-Commerce

e-commerce atau perdagangan online. Ini mungkin salah satu contoh yang paling banyak diterapkan dan dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Banyak sekali layanan e commerce yang tersebar di masyarakat Indonesia pada masa sekarang. Perdagangan online ini cara kerjanya juga mempermudah proses perdagangan yang ada. Metode kerjanya pun mudah dimana seseorang hanya perlu memasukkan pencarian barang yang diinginkan lalu pilih beli. Nanti komponen sistem informasi berupa output akan muncul yakni barang yang dibeli tadi.

4. Sistem Layanan Mahasiswa

sistem informasi yang penerapannya ada di dalam kampus. Sistem layanan mahasiswa ini diciptakan bertujuan untuk memudahkan kegiatan mahasiswa dalam kegiatan kampusnya. Salah satu kegiatannya adalah memperoleh hasil dari kegiatan akademis berupa test atau kegiatan lainnya. Selain itu sistem ini juga dapat memudahkan pendaftaran mata kuliah yang diinginkan di setiap semesternya. Para mahasiswa tidak perlu untuk datang langsung ke kampus untuk melakukan kegiatan tersebut. Mahasiswa-mahasiswa ini hanya cukup untuk membuka aplikasi yang tersedia.

5. Video Call

sistem informasi yang tempat penerapannya ada di handphone maupun Laptop. suatu teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data secara real time, dengan mengubahnya kedalam bentuk digital, dan dikelompokkan menjadi paket–paket data yang dikirim dengan menggunakan platform IP Internet Protokol. Pada zaman sekarang banyak sekali aplikasi yang menyediakan fasilitas video call bahkan fasilitas tersebut sudah merupakan bawaan dari handphone dan laptop. Biasanya fasilitas video call ini menjadi satu dengan aplikasi chatting yang menggunakan kuota internet sebagai sarananya. Sehingga untuk melakukan video call ini pastikan kamu memiliki koneksi internet.

 

REFERENSI

-          Perkembangan Sistem Informasi Manajemen - Nur Augus Fahmi

-          https://www.seputarpengetahuan.co.id/2021/09/9-pengertian-sistem-informasi-menurut-para-ahli.html

-          https://qwords.com/blog/pengertian-sistem-informasi-dan-jenisnya/

-          https://badoystudio.com/contoh-sistem-informasi/


Kamis, 25 Maret 2021

TUGAS 1 Ilmu Budaya Dasar

 

 

Kasih Sayang yang Diperoleh Di Lingkungan Keluarga

 



Kasih sayang yang saya peroleh dalam lingkungan keluarga adalah perhatian yang saya dapatkan hingga sampai sekarang, memberikan kenyaman di dalam lingkungan keluarga, selalu peduli jika anggota keluarga yang lain sedang kesusahan, selalu mendukung saya di setiap keputusan saya, selalu ingin membahagiakan satu dengan yang lain, saya juga tidak ingin mengecewakan ibu atau kakak saya karena saya merasa beterima kasih kepada mereka karen telah memberikan kasih saying di lingkungan keluarga ini, karena kasih sayang menurut saya bukan hanya dengan berpelukan atau lainnya, dengan kita perhatian atau peduli dengan yang lainnya kita sudah membuktikan kasih sayang di dalam keluarga.

 


Sistem Multimedia

  TUGAS APLIKASI MULTIMEDIA   1.        Jelaskan apa manfaat multimedia dalam kehidupan sehari-hari!  Secara umum, aplikasi multimedia...